Pada Maret 2026, protokol cadangan Solv yang beroperasi di blockchain Bitcoin menjadi korban serangan peretas. Berdasarkan data dari Halborn Security Research, yang menerbitkan penjelasan mengenai insiden tersebut, para penyerang berhasil mencuri dana senilai 2,7 juta dolar.

Insiden ini menyoroti kerentanan instrumen keuangan kompleks yang diterapkan di atas jaringan Bitcoin, bahkan那些 yang diposisikan sebagai protokol cadangan. Serangan ini menunjukkan bahwa keamanan ekosistem Bitcoin tidak hanya bergantung pada keandalan lapisan dasar itu sendiri, tetapi juga pada kualitas audit kontrak pintar dari solusi lapisan tambahan.

Penting untuk dicatat bahwa informasi saat ini didasarkan semata-mata pada pernyataan awal dari satu firma penelitian. Tidak adanya konfirmasi independen dari sumber lain atau pernyataan resmi dari tim proyek Solv memerlukan kehati-hatian dalam menilai penyebab lengkap dan konsekuensi jangka panjang dari apa yang telah terjadi.