Berdasarkan laporan dari Halborn Security Research yang diterbitkan pada akhir Juni 2026, platform pasar prediksi Polymarket menjadi sasaran serangan siber. Insiden ini mengakibatkan hilangnya dana pengguna senilai sekitar 3 juta dolar AS.

Peneliti keamanan mengklasifikasikan metode peretasan tersebut sebagai serangan rantai pasokan (supply chain attack). Hal ini berarti bahwa penyerang tidak menembus platform utama secara langsung, melainkan menyusup melalui kerentanan pada perangkat lunak atau pustaka pihak ketiga yang digunakan oleh proyek tersebut.

Rincian eksekusi teknis dan vektor penetrasi yang tepat tetap berada dalam lingkup analisis yang disediakan secara eksklusif oleh Halborn. Saat ini, belum ada konfirmasi independen dari firma audit lain atau pernyataan resmi dari tim pengembang Polymarket yang merinci jalannya penyelidikan.