
Apa yang terjadi
Studi menunjukkan bahwa biaya utama terkait dengan konversi fiat, bukan biaya blockchain.
Mengapa ini penting
Hasil studi ini penting untuk memahami ekonomi nyata dari pembayaran kripto, karena menunjukkan bahwa efisiensi teknologi blockchain dinetralkan oleh biaya pada titik pertemuan dengan sistem perbankan tradisional.
Peneliti Bank Italia melakukan analisis biaya terhadap pengiriman uang internasional menggunakan stablecoin. Hasil pekerjaan tersebut menunjukkan tidak adanya keunggulan biaya yang konsisten dibandingkan dengan metode tradisional.
Para spesialis menetapkan bahwa sebagian besar biaya dan perbedaan waktu penyelesaian timbul akibat biaya konversi mata uang fiat dan karakteristik infrastruktur pembayaran. Biaya jaringan blockchain itu sendiri ternyata merupakan faktor sekunder yang mempengaruhi harga akhir transaksi.
Data yang diperoleh mempertanyakan pendapat umum bahwa penggunaan instrumen kripto secara otomatis membuat pembayaran lintas batas menjadi lebih murah. Hambatan utamanya tetap terletak pada gerbang keuangan tradisional, bukan teknologi buku besar terdistribusi.
Fakta terkonfirmasi
- Peneliti Bank Italia mempelajari biaya pengiriman melalui stablecoin.
- Biaya konversi fiat dan infrastruktur pembayaran membentuk sebagian besar pengeluaran.
- Biaya blockchain bukan merupakan faktor utama dalam perbedaan biaya dan waktu penyelesaian.
- Tidak ditemukan keunggulan biaya yang konsisten untuk stablecoin.
Konteks
Banyak pelaku pasar berasumsi bahwa stablecoin jauh lebih murah daripada transfer bank tradisional berkat biaya jaringan yang rendah. Studi ini berfokus pada total biaya proses, termasuk masuk dan keluarnya dana.
Yang masih belum diketahui
- Yurisdiksi dan koridor pengiriman mana saja yang dicakup dalam studi ini?
- Apakah Bank Italia menawarkan solusi spesifik untuk mengoptimalkan biaya konversi fiat?
- Bagaimana hasilnya akan berubah jika menggunakan jenis stablecoin atau jaringan lain?
Konteks editorial
Tingkat keyakinan: sedang
Konsekuensi yang mungkin terjadi adalah peninjauan kembali model ekonomi layanan pengiriman uang yang menggunakan stablecoin, dengan fokus pada optimasi proses konversi. Sinyal berikutnya yang dapat diamati mungkin berupa inisiatif regulasi baru atau kemitraan yang bertujuan mengurangi biaya di persimpangan kripto dan fiat. Ketidakpastian utama yang tersisa adalah kemungkinan munculnya solusi sepenuhnya terdesentralisasi untuk masuk-keluar yang mampu mengubah dinamika ini.