Emiten stablecoin terbesar di dunia, Tether, melaporkan laba operasional sebesar 1,5iliar untuk kuartal kedua. Berdasarkan data atestasi, perusahaan juga meningkatkan cadangannya dengan menambahkan 14etrik ton emas dan sekitar 1800itcoin selama periode laporan tersebut.

Meskipun terdapat pertumbuhan laba dan perluasan ragam aset jaminan, buffer cadangan perusahaan secara keseluruhan menyusut hingga setengahnya. Dalam struktur jaminannya, selain logam mulia dan mata uang kripto, tetap terdapat obligasi kas AS dan perjanjian REPO.

Informasi yang diperbarui ini memberikan gambaran mengenai komposisi aset saat ini yang mendukung peredaran stablecoin USDT. Peningkatan cadangan emas mencapai lebih dari 146etrik ton, yang mencerminkan strategi diversifikasi cadangan oleh emiten tersebut.