Menurut laporan dari media Protos, pada pagi hari tanggal 17 Juli 2026, saham Apple naik cukup signifikan untuk melampaui Nvidia dalam total nilai pasar. Peristiwa ini terjadi pukul 9:40 waktu New York, yang sementara waktu menjadikan produsen elektronik asal Amerika Serikat tersebut sebagai perusahaan publik terbesar di dunia.

Namun, kepemimpinan ini terbukti sangat singkat. Dalam satu jam berikutnya, kondisi pasar berubah dan Apple kembali menyerahkan posisi utamanya kepada Nvidia. Dengan demikian, pergantian pemimpin terjadi dan dibatalkan dalam rangka satu sesi perdagangan.

Fluktuasi ini menyoroti volatilitas tinggi dalam penilaian dua raksasa teknologi tersebut. Investor merespons dengan cepat terhadap perubahan sekecil apa pun dalam sentimen pasar, yang mengakibatkan redistribusi posisi di bagian atas peringkat kapitalisasi secara cepat.